Senin, 09 Juni 2008

Skema Setting Load Balancing Hardware

Karena banyaknya request tentang setting Load Balancing Hardware pada tulisan saya di Blog ini maka akan saya uraikan disini, untuk lebih mudahnya akan penulis sajikan melalui gambar. Mungkin pembaca akan lebih mudah memahami lewat diagram daripada kata-kata (padahal ini alasan penulis karena kurang pandai dalam menyajikan dalam bentuk kata-kata hehehehe.......)



Dalam diagram penulis ambil contoh dari konfigurasi salah satu cabang warnet penulis,
Input Wan 1 dan 2 mengambil dari 2 buah modem ADSL yang akan digabung, dikarenakan pada output load balancing terdapat fasilitas HUB 4 Port maka outputnya selain ke Switch HUB juga ke 2 PC admin.

Rabu, 04 Juni 2008

Load Balancing Dual Speedy untuk Warnet Dengan DI-LB604

Setelah utak-utik seharian akhirnya berhasil juga menggabungkan 2 koneksi speedy buat warnet kesayangan dengan Load Balancing Hardware DI-LB604. Spesifikasi yang ada
- 2 Koneksi Speedy Office (yg pasti paket ini paling menguntungkan harganya buat warnet)
- 1 Modem D-Link DSL520T
- 1 Modem Aztech ADSL
- 1 Load Balancing Router D-Link DI-LB604

Semula saya mengira kecepatan load balancing ini hanya menggabungkan koneksi saja, tidak untuk menggabungkan b/w, atau minimal hanya backup koneksi sajalah seperti load balancing Mikrotik yang sebelumnya saya pakai. Tapi diluar dugaan ternyata alat ini juga menggabungkan b/w juga. Wooww..... koneksi warnet jadi wuusss.....
Koneksi IIX meningkat menjadi 2x lipat kira-kira hampir 2 Mbps, untuk koneksi internasional bisa melebihi 1 Mbps (hasil ukur www.speedtest.net)
Hasil yang didapat dari server yg dipilih secara random dari 2 koneksi speedy paket Office.


IIX/lokal


bandwidth internasional:


Interface yang disediakan adalah 2 (dua) input WAN yang bisa untuk input Modem ADSL atau koneksi internet dari ISP lain (semi grade, canopy dll) serta 4 buah output yang juga berfungsi sebagai Switch HUB. Menu S/W dalam perangkat routernya juga lengkap untuk ukuran sebuah router.
Selain itu keuntungannya apabila satu koneksi meninggal dunia maka koneksi yang satu akan langsung menggantikannya. Repotnya untuk Speedy apabila satu mati maka yang satunya lagi akan mati juga, maka disarankan untuk koneksi satunya memakai koneksi ISP baik Via Wireless, FO maupun VSAT sehingga akan didapat b/w yang optimal.
Untuk referensi settingan yang tepat silahkan anda klik tulisan ini.
Untuk Review hasil percobaan saya terhadap produk LB Linksys silahkan klik di sini